My Menus

Showing posts with label Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Peserta Didik. Show all posts
Showing posts with label Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Peserta Didik. Show all posts

May 15, 2015

Keajaiban dan Proses Penciptaan Manusia

TUGAS
PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
"KEAJAIBAN DAN PROSES PENCIPTAAN MANUSIA"


DI SUSUN OLEH:
SAMSUL BAHRI
20700113033


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR
2015


Wujud  manusia awalnya terdiri dari satu sel, lalu sel membelah menjadi dua sel, kemudian membelah menjadi empat, delapan dan seterusnya, hingga membentuk segumpal daging, lalu gumpalan ini membentuk menjadi bentuk tertentu, yaitu lengan, kaki, mata dan lain-lain.
Keajaiban penciptaan manusia diawali dengan pematangan sel telur pada indung telur tubuh wanita. Miliaran sel pada permukaan dalam saluran telur  ditugasi mengantar telur ke rahim. Sel-sel melambaikan  rambut-rambut tipis di permukaannya yang di sebut silia. Sel telur yang diangkut hanya  hidup selama 24 jam, jika tidak dibuahi dengan sperma maka sel telur akan mati.

A.Desain Sperma
Sperma adalah sel yang bertugas mengantarkan muatan genetis pria ke sel telur perempuan. Muatan dalam sperma berisi 23 kromosom. Agar bisa terbentuk 23 kromosom pria, harus bersatu dengan 23 kromosom wanita. Jadi dari dalam manusia ada 46 kromosom yang akan terbentuk.

Sekitar 250 juta sperma sewaktu-waktu dipancarkan ke dalam rahim wanita.Campuran pekat asam  dalam rahim wanita mematikan bagi beberapa sperma. Tetapi,  di dalam sperma terdapat senyawa basa untuk mengurangi basa di rahim perempuan . Sehingga sejumlah sperma lolos di rahim perempuan ke sel telur. Akhirnya sekitar 100 sperma  berhasil mencapai telur, namun perlombaan belum usai. Sebab hanya satu sperma yang lolos memasuki telur melalui kulitnya.

B.Embrio
Segera setelah pembuahan sel membelah diri membentuk dua sel baru, kemudian membelah menjadi empa sel dan seterusnya. Kumpulan sel ini dinamakan zigot. Tak lama kemudian kumpulan  sel ditengah membentuk embrio dan sel sekelilingnya membentuk plasenta yang akan memberi makan embrio.

C.Pembentukan Embrio Dalam Rahim
Beberapa minggu setelah sel sperma dan sel telur bergabung, sel-sel mulai membentuk organ dalam, rangka dan otak. Sel-sel otak telah terbentuk pada dua celah kecil. Sel otak  memperbanyak diri dengan cepat sehingga bayi akan memiliki sekitar  10 miliar sel otak. Sejumlah sel yang sedang berubah mendadak mengembang dan mengempis bergabung membentuk jantung. Sel-sel yang terpisah bergabung membentuk pembuluh darah. Pembuluh darah sempurna akan mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Pada minggu ke-5, tangan dan kaki embrio mulai tampak, sedangkan minggu ke-6, mata dan telinga mulai terbentuk. Jaringan tulang terbentuk dari dalam embrio,  jaringa otot yang membungkusnya terbentuk kemudian.
Kehidupan dalam rahim menjalani tiga tahapan:
1)Pre embrionik (2,5 minggu pertama);
2)Embrionik (hingga akhir minggu ke-8);
3)Janin (minggu ke-8 hingga kelahiran).

D.Plasenta
Plasenta mengelilingi embrio dalam rahim. Plasenta layaknya pencuci darah dalam ginjal, mesin jantung paru-paru dan hati buatan. Plasenta juga berfungsi melindungi embrio. Tali plasenta memungkinkan hubungan bayi dengan ibunya. Di dalamnya terdapat  satu pembuluh vena dan dua pembuluh arteri. Pembuluh vena membawa makanan dan oksigen ke embrio, makanya embrio tidak mati. Pembuluh arteri mengeluarkan karbon dioksida dan sampah makanan dari tubuh bayi.

E.Kelahiran
Bayi akan lahir melalui rahim dan diantara tulang panggul ibu. Tulang-tulang  bayi bersifat lunak sehingga tidak menyulitkan bayi untuk keluar.

Apr 14, 2015

Teori Pendidikan Islam Model Uswatun Hasanah

PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
"TEORI PENDIDIKAN ISLAM MODEL USWATUN HASANAH"



DI SUSUN OLEH:
SAMSUL BAHRI
20700113033


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR
2014


1.Pengertian Uswatun Hasanah
Keteladanan berasal dari kata dasar “teladan” yang berarti sesuatu atau perbuatan yang patut ditiru atau dicontoh. Dalam bahasa Arab diistilahkan dengan “uswatun hasanah” yang berarti cara hidup yang diridlai oleh Allah SWT. Sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW dan telah dilakukan pula oleh nabi Ibrahim dan para pengikutnya. Jadi yang dimaksud dengan keteladanan dalam pengertiannya sebagai uswatun hasanah adalah suatu cara mendidik, membimbing dengan menggunakan contoh yang baik yang diridloi Allah SWT sebagaimana yang tercermin dari prilaku Rasulullah dalam bermasyarakat dan bernegara.

6.Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya) ada teladan yang baik bagimu; (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) hari kemudian. dan barangsiapa yang berpaling, Maka Sesungguhnya Allah Dia-lah yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (QS. Al-Mumtahanah: 6)

2.Urgensi metode keteladanan (uswatun hasanah) 
Dakwah dengan uswatun hasanah adalah dakwah dengan memberikan contoh yang baik melalui perbuatan nyata yang sesuai dengan kode etik dakwah. Bahkan uswatun hasanah adalah salah satu kunci sukses dakwah Rasulullah, salah satu bukti adalah bahwa pertama kali tiba di madinah, yang dilakukan Nabi adalah membangun masjid Quba dan menyatukan kaum anshar dan muhajirin dalam ukhuwah islamiyah.

Efektifitas uswatun hasanah sebagai metode dengan maksud agar mad’u dapat meresap dengan mudah dan cepat serta merealisasikan seruan dakwah, maka seorang da’I harus memperhatikan cara-cara sebagai berikut:
a.Keteladanan (al-Uswah wa al-Qudwah), sebelum menyuruh kepada mad’u untuk melakukan suatu perbuatan, da’I harus memberi contoh bagaimana melakukannya.
b.Menyampaikan kisah-kisah bijak, kisah atau cerita yang baik umumnya cepat ditangkap oleh manusia bahkan meresap kedalam jiwa. Adanya kisah-kisah itu dimaksudkan sebagai ‘ibrah untuk menggugah orang agar mau bersyukur atas nikmat Allah, mengakui adanya Khaliq serta berbuat baik kepada sesama.
c.Melihat sifat-sifat orang terpuji, cara ini dimaksudkan agar mad’u mau mencontoh mereka, misalnya sifat-sifat orang mukmin yang dijabarkan di dalam Al-Qur’an.

3.Kelebihan dan kekurangan metode keteladanan (uswatun hasanah)
Pada hakekatnya kelebihan dan kelemahan metode keteladanan (uswah hasanah) tidak bisa dilihat secara kongkrit. Namun secara abstrak dapat diinterpretasikan sebagai berikut :

a.Kelebihan
Di antara kelebihan metode keteladanan adalah:
1)Akan memudahkan anak didik dalam menerapkan ilmu yang dipelajarinya di sekolah.
Seorang guru tidak hanya memberikan pelajaran di kelas saja. Kadang ia harus memberikan pendidikan di luar sekolah. Bentuk pendidikan yang diajarkan dan dipraktekkan adalah pendidikan prilaku keberagamaan seperti menanamkan akidah, tata cara beribadah, budi pekerti (akhlak) ataupun pendidikan lainnya. Dengan memberi contoh keteladanan akan memudahkan anak didik dalam menerapkan ilmu yang dipelajarinya di sekolah.

2)Akan memudahkan guru dalam mengevaluasi hasil belajar anak didik.
Evaluasi merupakan kegiatan yang dilakukan seorang guru kepada anak didiknya untuk mendapatkan data sejauh mana keberhasilan mereka dalam belajar. Guru akan mudah melakukan evaluasi tergadap materi pelajaran yang ia berikan kepada anak didiknya jika ia memahami dan menguasai materi yang ia berikan. Jika seorang guru tidak menguasai materi pelajaran yang ia berikan maka ia akan kesulitan dalam mengevaluasi keberhasilan terhadap materi-materi pelajaran yang ia berikan kepada anak didik.

3)Agar tujuan pendidikan lebih terarah dan tercapai dengan baik.
Seorang pendidik harus memberikan contoh dalam bentuk prilaku yang sesuai dengan ajaran agama sebagaimana yang ia ajarkan di kelas. Pendidikan dengan cara memberikan keteladanan kepada anak didiknya diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dalam jiwa anak sehingga akan tercipta jiwa yang bertaqwa dan berilmu pengetahuan.

4)Bila keteladanan dalam lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat baik, maka akan tercipta situasi yang baik.
Lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat merupakan sebuah elemen terpenting dalam membentuk watak dan kepribadian anak didik. Sekolah tidak akan berhasil mencetak anak yang berbudi luhur jika dalam keluarga tidak terdapat pendidikan yang baik.

5)Keteladanan seorang pendidik akan tercipta hubungan harmonis antara guru dan siswa.
Guru adalah mitra anak didik dalam proses belajar mengajar. Selain itu guru merupakan orang yang dihormati dan dianggap memiliki kelebihan dari mereka. Keteladanan akan sifat kasih sayang seorang pendidik akan menciptakan rasa empati dan tumbuh sikap menghormati sehingga timbul keharmonisan dalam berinteraksi antara murid dan guru.

6)Secara tidak langsung guru dapat menciptakan ilmu yang diajarkannya.
Keteladanan adalah sebuah metode pendidikan yang bukan sekedar konsep belaka. Namun keteladanan merupakan sebuah aplikasi dari penerapan ilmu yang diajarkan seorang guru kepada anak didiknya. Dengan memberi contoh dalam berprilaku yang baik dengan sendirinya akan mempengaruhi anak didik untuk meniru terhadap apa yang guru lakukan tanpa harus disuruh.

7)Mendorong guru untuk selalu berbuat baik karena akan dicontoh siswanya.
Guru merupakan tempat rujukan segala macam ilmu. Untuk itu guru harus memiliki kridebelitas sebagai guru.Yakni seorang guru harus memiliki sifat yang terpuji yang patut untuk ditiru dan memiliki keilmuan yang mantap. Guru dalam pandangan masyarakat merupakan bapak yang patut menjadi contoh dalam kehidupan.

b.Kelemahan
Adapun kelemahan dari metode keteladanan adalah :
1)Orang tua maupun guru merupakan orang yang diidolakan oleh seorang anak.
Untuk itu mereka harus memiliki sifat yang baik. Namun jika mereka memiliki sifat yang tercela akan membentuk karakter anak menjadi orang yang perkepribadian jelek. Anak akan mudah meniru perbuatan jelek yang dilakukan oleh gurunya dari pada meniru perbuatan yang baik, untuk itu seorang guru tidak boleh berlaku buruk atau melanggar syariat. Jika seorang guru tidak lagi mememiliki sifat yang baik maka akan menciptakan karakter anak didik menjadi anak yang jahat. Jika figur yang dicontoh tidak baik, maka mereka cenderung untuk mengikuti tidak baik.
2)Jika seorang guru hanya memberikan pelajaran di dalam kelas dan tidak mempraktekkan apa yang ia ajarkan dalam prilaku seharihariannya tentu akan mengurangi rasa empati murid padanya.
Bahkan seorang tidak lagi akan menaruh rasa hormat jika guru atau pendidik tidak lagi memlaksanakan apa yang ia katakan kepada anak didiknya. Bila hal tersebut dilakukan akan menimbulkan verbalisme yakni anak mengenal kata-kata tetapi tidak menghayati dan mengamalkan isinya.

Alhamdulillah, demikian materi mengenai Teori Pendidikan Islam Model Uswatun Hasanah.

Teori Pendidikan Islam Menurut Lukmanul Hakim

TUGAS
PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
"TEORI PENDIDIKAN ISLAM MODEL LUKAMANUL HAKIM"



DI SUSUN OLEH:
SAMSUL BAHRI
20700113033


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR
2014


Dalam rangka menjalankan perintah Allah SWT dan rasulullah untuk mendidik anak, maka setiap orang tua muslim membutuhkan suatu pedoman untuk mendidik putra-puri mereka agar tumbuh menjadi seorang muslim atau muslimah yang dikenal dengan istilah insane kamil. Sedangkan pedoman utama dalam pendidikan anak bagi umat islam adalah A-qur’an dan al-hadits.

1.Tujuan Pendidikan Anak Menurut Lukman Al-Hakim
Dari beberapa tinjauan munasah (keterkaintan) dalam surat luqman ayat 12-19 dapat dipahami bahwa tujuan pendidikan luqman pada mulanya adalah membentuk manusia yang mentauhidkan Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apupun juga. Ketauhidan mewajibkan adanya keimanan, maka barang siapa yang tidak mempunyai keimanan berarti ia tidak mempunyai ketauhidan. Keimana mewajibkan pelaksanaan syari’at, maka barang siapa yang tidak melaksanakan syari’at, berarti dia tidak mempunyai keimanan. Pelaksanaan syari’at mewajibkan adanya adab (akhlaq) maka barang siapa tidak mempunyai akhlaq, berarti dia tidak mempunyai syari’at, keimanan dan ketauhidan dalam dirinya .

Berdasarkan keterangan tersebut bahwa tujuan pendidikan menurut luqman adalah membentuk manusia yang beriman, islam dan berakhlaq, karena ketiga-tiganya merupakan satu-kesatuan yang terpadu dan tidak dapat dipisahkan antara yang saTu dengan yang lainnya.

a.Membentuk Pribadi Yang Beriman
Tujuan untuk membentuk pribadi islam diwakili oleh Surah Lukman ayat 13 Allah SWT. Berfirman:
13.Dan (Ingatlah) ketika Luqman Berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".

Aqidah adalan landasan utama untuk menopang segala motivasi hidup setiap manusia. Memberikan pendidikan akidah bagi anak bisa didahulukan dengan mengenalkan Allah swt dan menanamkan kecintaan terhadap-Nya. Orangtua dapat menjelaskan bahwa Allah swt adalah Maha Pencipta semesta alam, dunia beserta isinya,  Allah swt adalah Maha Pemberi Rezeki, Maha Baik, Maha Kuasa, Maha Mengetahui dan Mendengar segalanya, dan sebagainya. Kemudian, dengan bertahap anak diajarkan untuk menjalankan semua perintah Allah swt seperti sholat, puasa, dan lain-lain, serta untuk menjauhi segala larangan Allah swt.

b.Membentuk Pribadi Yang Islam
Tujuan untuk membentuk pribadi islam diwakili oleh Surah Lukman ayat 17 Allah Swt. Berfirman:
17.Hai anakku, Dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan Bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

Ayat ini adalah perintah untuk melakukan amal shalih yang dapat menetapkan ketauhidan, yakni shalat yang dilaksanakan secara ikhlas semata-mata karena Allah SWT; mendirikan shalat dengan menyempurnkan ketentuan, rukan dan syaratnya karena shalat adalah tiang agama dan bukti keimanan kepada Allah sebagai lantaran taqarrub kepada-Nya maka shalat tersebut dapat membantu untuk menjauhi keji dan mungkar serta membersikan hati .

c.Membentuk Pribadi Ihsan
Tujuan membentuk manusia yang ihsan juga terdapat pada ayat 17 Surah Lukman
17.Hai anakku, Dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan Bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

Ayat ini memerintahkan untuk bersabar. Kemudian dalam pendidikan luqman ini, materi akhlaq yang dibidik adalah syukur, berbakti pada orang tua, muraqabah, sabar, tawadu’ dan bersikap sederhana. Penerapan akhlaq-akhlq terpuji ini dalam keseharian diharapakan dapat menjadikan golongan muhsinun (orang-orang baik).

d.Mendidik karakter anak melalui doktrin hubungan antar Manusia
Tujuan membentuk manusia yang ihsan juga terdapat pada ayat 18 Surah Lukman
18.Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

2.Materi Pendidikan Anak Menurut Lukman Al-Hakim
Materi pendidikan luqman al-hakim dalam surat luqman ayat 12-19 sangat perlu untuk diperhatikan. Ibnu asyur berpendapat bahwa nasihat lukman itu menyangkut masalah syaria’ yaitu : aqidah, amal, etika sosial, etika pribadi . Sedangkan wahba zuhaili berpendapat bahwa wasiat luqman kepada putranya disini memuat pokok-pokok aqidah, syariah dan akhlaq. Jadi materi utama pendidikan luqman adalah iman, islam dan ihsan.

a.Materi Keimanan
1)Mentauhidkan Allah Dan Jangan Menyekutukan-Nya
Materi ketauhidan dalam pendidikan luqman tertera dalam ayat 13, yakni larangan untuk berbuat syirik yang berimplikasi pada perintah untuk mentauhidkan Allah SWT. Materi ketauhidan merupakan pokok keimanan dalam islam, bahkan ketauhidan Allah itu diakui oleh segala golongan (firqah) di lingkuang islam .
2)Beriman Pada Hari Akhir
Materi keimanan juga terdapat dalam penghujung ayat 14-15 yang menceritakan adanya hari akhir, serta tentang adanya hari hisab. Materi keimanan tersebut secara implicit juga menyangkut hal-hal yang terjadi dalam kehidupan akhirat nanti, seperti kebangkitan dari kubur, berkumpul dipadang mahsyar, adanya mizan, shirat, surga dan neraka.
3)Pengenalan Nama-Nama Allah dan Contoh Kekuasaan-Nya
Materi keimanan dalam surat luqman ayat 12-19 juga mencakup pengenalan beberapa nam Allah SWT (ayat 16). Nama-nama Allah yang tertera dalam ayat 16,merupakan bagian dari al-asma al-husna yang berjumlah 99 yang disarikan dari Al-Qu’an, hadits shahih maupun ijma’. Materi pendidikan keimanan selanjutnya disempurnakan dengan men-datangkan contok kekuasaan Allah SWT (ayat 16) yang berkuasa untuk mendatangkan setiap amalan, sekecil apapun dan terletak di tempat tersembunyi sekalipun.

b. Materi Keislaman
1)Perintah Mendirikan Shalat
Materi pendidikan tentang keislaman atau ibadah dalam surat luqman ayat 12-19 diwakili oleh ayat 17 tentang perintah mendirikan shalat. Abu hayyan mengaitkan materi keislaman dengan materi keimanan sebelumnya sebagai berikut : setelah luqman melarang putranya untuk berbuat syirik kepada Allah SWT, lalu memberitahukan tentang sifat ‘ilmu dan qudrat-Nya, selanjutnya luqman memerintahkan putranya untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah. Luqman memulai dengan ketaatan yang paling utama yaitu shalat kemudian dilanjutka dengan amar ma’ruf nahi mungkar dan perintah sabar .

2)Melakukan yang Ma’ruf dan Meninggalkan yang Mungkar
Materi pendidikan keislaman juga tercermin dalam perintah amar ma’ruf nahi mungkar. Sebagaimana keterangan sebelumnya, perintah amar ma’ruf nahi mungkar ini membawa beberapa konsekuensi, yang salah satunya adalah orang yang bersangkutan harus mengerjakan yang ma’ruf dan meninggalkan yang mungkar terlebih dahulu.

c.Materi Ihsan
Materi Ihsan yang akan diajarkan adalah sebagai berikut:
1)Ihsan dan Akhlaq Pada Allah
Materi mengenai Ihsan dan Akhlak pada Allah yaitu:
a)Bersyukur Pada Allah SWT
Materi pendidikan ihsan atau akhlaq yang terdapat dalam surat luqman ayat 12-19 merupukan hal-hal yang dinilai paling penting. Dalam ayat 14 trdapat materi akhlaq kepada Allah, yaitu perintah bersyukur kepada Allah SWT. Adapu pengertian syukur itu sendiri adalah bersekutunya dua kepemilikan. Menurut pendapat yang lain, syirik adalah suatu perkara dimiliki oleh dua pihak atau lebih, baik secara fisik maupun non fisik.
b)Berbakti Kepada Orang Tua
Setelah Allah menyebutkan isi wasiat luqman kepada putranya, yaitu bersyukur dan melarang berbuat syirik, selanjutnya Allah SWT mengikutinya dengan wasiat kepada anak agar berbakti kepada kedua orang tuanya, karena mereka berdua adalaha sebah adanya dia di dunia. Musthafa Al-Maraghi menafsiri ayat ini sebagai berikut: kami mengikat janji kepadanya (setiap mausia) agar dia bersyukur kepadaku atas segala ni’mat yang telah aku anugrahkan kepadamu. Serta berterima kasih kepada kedua orang tuanya karena mereka merupakan sebab keberadaanmu, yang memperbaiki pendidikanmu dan mengasuhmu dengan senantiasa menanggung beban sampai kamu dewasa .

2)Ihsan Dan Akhlaq Pada Orang Lain
a)Tawadu’
Tafsir ayat ini adalah dan janganlah engkau memalingkan mukamu dari orang lain, janganlah engkau angkuh dan sombong kepada mereka sebagaiman yang dilakukan olrh oaring yang terbujuk, namun hendaklah engkau lemah lembut dan rendah hati (tawadu’)
b)Amar Ma’ruf Nahi Mungkar
Musthafa Al-Maraghi setelah luqman memrintahkan putranya menyempurnakan dirinya sendiri dengan memenuhi hak-hak Allah SWT, selanjutnya diikuti dengan penyempurnaan untuk orang lain, melalui amar ma’ruf nahi mungkar . Ma’ruf dan mungkar sudah menjadi kesepakatan umum untuk masyarakat, maka sudah sewajarnya jika ma’ruf itu diperintah dan mungkar itu dicegah, demi menjaga keutuhan masyarakat dan keharmonisanya.

3)Ihsan Dan Ahklaq Pada Diri Sendiri
a)Bersabar
Menurut Sayyid Tanthawai, tafsir ayat tersebut adalah bersabarlah atas kesulitan yang menimpamu. Kerena sesungguhnya kehidupan ini dipenuhi dengan kesulitan-kesulitan dan fitnah, karena kehidupan yang sejahtera hanya ada di surga semata .
Wahbah zuhaili berkata: ayat diatas adalah perintah agar bersabar dalam menghadapi musibah, kesulitan dan kesakitan yang dialami. Salah satunya adalah bersabar ketika melakukan nahi mungkar, karena merubah kemungkaran terkadang mendatangkan kesakitan bagi orang yang melakukannya .
b)Sederhana
“Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” (Q.S. 31: 19). Di bagian akhir nasehat Luqman kepada anaknya adalah hasungan untuk bertindak-tanduk dan bertutur kata yang sopan dan sederhana. Mengapa sikap tersebut demikian penting? Tidak lain karena sikap sederhana menghindarkan manusia dari iri dengki yang membawa permusuhan. Bukankah banyak permasalahan hidup yang timbul gara-gara dipicu sikap atau tutur-kata yang berlebih-lebihan dan menyakitkan.
3. Metode Pendidikan Anak Menurut Lukman Al-Hakim
a. Metode Keteladanan
Metode keteladanan yang diterapkan oleh luqman ini berdasarkan pemahan terhadap penafsiran al-biqa’I yang menyatakan bahwa pengertian hikmah adalah ilmu yang diperkuan oleh amal dan amal yang didukung dengan ilmu . Dengan demikin, materi pendidikan yang diberikan oleh luqman kepada putranya, sudah tentu dilandasi dengan ilmu dan sudah diamalkan. Penggunaan metode keteladanan disebabkan oleh faktor psikologis bahwa murid-murid itu cendrung meneladani atau mencontoh pendidiknya. Dan hal ini sudah diakui oleh semua ahli pendidikan, baik dari barat maupun dari timur.

b.Metode Mau’idzah
Metode nasihat yang dipakai oleh luqman berdasarkan pemahan terhadap ayat 13. Metode mau’idzah dalam pendidikan luqman ini diterapkan dengan penuh kasih sayang sebagaimana pemahaman terhadap panggilan mesra luqman pada anaknya. Penggunaan fiil mudhari’ mengisyaratkan bahwa mau’idzah itu seharusnya dilakukan terus-menerus, dari waktu ke waktu .

c.Metode Diskusi (Hiwar)
Menurut Ibnu Sina, metode diskusi dapat dilakukan dengan cara penyajian pelajaran kepada siswa yang dihadapakan pada suatu masalah yang dapat berupa pertanyaan yang bersifat problematic untuk dibahas dan dipecahkan bersama. Ibnu sina menggunakan metode ini untuk pengajaran penetahuan yang bersifat rasional dan teoritis .

d.Metode Perumpamaan

Penggunaan metode amtsal ini mempunyai beberapa kelebihan sebagaiman paparan al-nahlawi berikut ini: pertama, mempermudah memahami konsep yang abstrak. Kedua, perumpamaan dapat merangsang kesan terhadap makna yang tersirat dalam perumpamaan tersebut. Ketiga, perumpamaan sebagai metode pendidikan harus logis, dapat dipahami dan memperjelas konsep. Keempat, amtsal Al-Qu’an dan nabawi memberi motivasi kepada pendengar untuk berbuat baik dan menjauhi kejahatan. Jelas hal ini amat penting dalam pendidikan islam.

Sekian dari Penulis Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Apr 13, 2015

Geng Motor di Makassar

TUGAS
PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
"GENG MOTOR DI MAKASSAR"




DI SUSUN OLEH:
SAMSUL BAHRI
20700113033


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

2014



Pengertian Geng Motor 
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 2001), geng berarti sebuah kelompok atau gerombolan remaja yang dilatarbelakangi oleh persamaan latar social, sekolah, dan sebagainya. Pelakunya dikenal dengan sebutan gengster. Sebuah kata yang berasal dari Bahasa Inggris yaitu gangster. Gangster atau bandit berarti suatu anggota dalam sebuah kelompok criminal (gerombolan) yang terorganisir dan memiliki kebiasaan urakan dan anti-aturan (Wikipedia Dictionary). Dan geng motor sendiri dilandasi oleh aktivitas kesenangan di atas motor. Geng motor adalah sekumpulan pemuda memiliki hobi bersepeda motor yang membuat kegiatan berkendara sepeda motor secara bersama baik tujuan konvoi maupun touring. Umumnya keberadaan mereka ada disetiap kota besar dan perilakunya telah menjadi penyakit social yang akut.

 Para Komentar Mahasiswa Mengenai Geng Motor

Ulfa Fauziah:“Geng Motor itu meresahkan masyarakat, rata-rata geng motor itu di kalangan pelajar. Geng motor beraksi pada malam hari di kawasan yang sepi bahkan ada juga geng motor yang beraksi di jalanan yang ramai. Yang baru-baru saya dengar di kawasan veteran telah terjadi pencurian motor yang dilakukan geng motor. Umumnya geng motor di picu oleh kurangnya perhatian orang tua kepda anaknya, akibat pergaulan,dan biasanya juga karena ingin mendapat uang dengan mencuri motor orang. Dampak negatif seseorang yang terjerumus geng motor adalah tercorengnya nama baik keluarga, dijauhi teman,di cap sebagai anak yang super nakal, dan lebih parahnya di penjara selam bertahun-tahun. Solusinya, orang tua harus memperhatikan anaknya apapun kegiatan yang dilakukan, aparat kepolisian harus bersikap tegas terhadap geng motor walaupun dia seorang pelajar, juga harus diberi sanksi yang setimpal,pilihlah teman yang baik, serta anak harus diberikan kegiatan kegiatan yang bermanfaat.”
 
Nursamsi:“Geng Motor adalah suatu gerombolan yang sedang marak di bincangkan sekarang ini. Gerombolan yang sangat meresahkan, gerombolan yang membuat masyarakat takut keluar malam. Para gangster ini hanya memikirkan kesenangan mereka sendiri. Mereka merasa hebat dengan apa yang mereka kerjakan, yang padahal tak ada gunanya. Suatu perkumpulan seharusnya dibentuk untuk memberikan dampak positif ataupun nilai guna bagi masyarakat, tetapi perkumpulan yang disebut geng motor ini hanya memberikan keresahan bagi masyarakat. Menutup jalan, mengadakan tawuran, perkelahian hingga pembegalan. Lagi-lagi dalam hal ini kurangnya nilai keagamaan pada diri generasi muda. Meskipun banyak faktor yang memicu adanya geng motor, tetapi apapun faktor itu, bukanlah suatu alasan untuk melakukan suatu tindakan kriminalitas. Karena tidaklah patut kita menjadikan faktor-faktor tersebut sebagai alasan dalam menghalalkan apa yang telah dilarang oleh-Nya. Oleh karena itu, betapa pentingnya menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini bagi penerus bangsa. Orang tua pun wajib melaksanakan kewajibannya sebagai orang yang telah melahirkan generasi muda ini, memberikan nafkah, kasih sayang, dan didikan-didikan yang tiada hentinya.”
 
Anis Marsella:“Sekarang ini para anggota geng motor kebanyakan sangat meresahkan masyarakat luas. Apalagi sekarang sudah banyak korban pembegalan motor dimana-mana yang kebanyakan dilakukan pada malam hari, tindakan inipun sangat membahayakan para pengendara. Geng motor kebanyakan juga anggotanya masih di bawa umur dan juga bahkan masih ada yang dari kalangan pelajar. Para geng motor ini kebanyakan hanya mencari kesenangan semata, karena faktor ekonomi, ingin ditakuti oleh masyarakat, dan faktor lingkungan pun sangat berpengaruh. Padahal banyak hal yang sangat bermanfaat dan hal-hal positif yang dapat dilakukan para geng motor ini. Pemerintah dan petugas kepolisian setempat pun harus bekerja ekstra dalam membasmi para geng motor yang sangat meresahkan. Perhatian orang tua pun juga harus ekstra supaya anaknya tidak terjerumus kedalam geng motor yang seperti ini.”
 
Samsul Bahri:“Geng Motor merupakan sebuah gerombolan atau kelompok orang yang memiliki hobi bersepeda motor, yang membuat kegiatan berkendara sepeda motor secara bersama-sama, baik tujuan konvoi maupun touring dengan sepeda motor. Geng motor awalnya dari sebuah kecenderungan hobi yang dengan beberapa orang, namun belakangan ini geng motor semakin menjadi-jadi dan semakin meresahkan masyarakat. Contonya saja di Makassar, baru-baru ini seorang anggota TNI Kodam VII/Wirabuana terkena busur di dada kanan dan punggung kiri. Ini merupakan salah satu tindakan geng motor, yang melanggar hukum dan merupakan tindakan yang zalim. Dimana firman Allah SWT yang artinya:
“Ingatlah, Sesungguhnya orang- orang yang zalim itu berada dalam azab yang kekal”.(QS. Asy Syuura:45)

Faktor penyebab geng motor yaitu: anak-anak muda yang senang berkumpul dan membentuk geng karena memiliki kesamaan hobi sehingga lambat laun akan bertambah banyak dan semakin brutal, kurangnya perhatian dari orang tua dan lambannya respon dari aparat kepolisian untuk mrncegah besarnya geng motor sehingga mereka merasa bebas melakukan apa-apa yang mereka inginkan.”
 
Syarifuddin:“Menurut saya Geng Motor sudah menjadi penyakit masyarakat. Bukan cuma meresahkan, geng motor juga menumbuhkan rasa takut, rasa resah, rasa ngeri. Rasa takut masyarakat nyaris sudah menjadi bagian dari keberadaan geng motor, karena geng motor identik dengan kekerasan, kebrutalan, terror, bahkan maut. Aksi mereka benar-benar merupakan terror karena dilakukan terencana, terorganisasi rapi, di tujuh titik dalam radius relatif luas. Mereka melakukan perusakan fasilitas umum, juga menghajar sebarang orang sampai babak belur, bahkan seorang korban kemudian tewas di rumah sakit. Geng motor ini sangatlah meresahkan masyarakat karena banyak tindakan-tindakan kejahatan yang dilakukan yang dapat merugikan bahkan sampai menghilangkan nyawa seseorang. Geng motor yang marak di kenal akhir-akhir ini telah banyak menelan korban, baik dari kalangan masyarakat maupun dari kalangan mahasiswa. Mereka tidak tanggung-tanggung untuk melukai korbannya agar apa yang diinginkan itu bisa trcapai. Para anggota geng motor ini sebagian besar adalah kalangan anak muda atau remaja yang tidak sekolah, bahkan remaja yang sementara menempuh pendidikan di tingkat SMP, SMA, maupun Mahasiswa. Sungguh sangat di sayangkan, anak muda yang harusnya belajar dengan baik dan merupakan harapan bangsa untuk masa depan,  justru berbuat hal-hal yang sangat buruk. Hal ini tidak lepas dari kurangnya pengawasan orang tua akan pergaulan anak-anaknya, pergaulan dengan teman-teman yang salah, dan juga dari segi ekonomi dimana harus memenuhi banyak kebutuhannya dengan serba kekurangan. Bahkan karena adanya solidaritas dalam geng motor itu yang berpikiran bahwa “tidak ikut berarti tidak solid”.

Geng motor ini haruslah ditumpas habis hingga ke akar-akarnya. Aparat kepolisian harus lebih tegas untuk menumpas kasus ini, dengan patrol setiap malam di tempat-tempat yang rawan. Selain itu, orang tua juga harus meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya dan memberi perhatian selalu; para  remaja harus bergaul dengan yang baik; dan adanya pendekatan khusus kepada anggota-anggota geng motor dengan sosialisasi-sosialisasi tentang moral dan kultular agar pelakunya bisa insyaf dan berubah menjadi sekedar perkumpulan komunitas penggemar motor, bukan kumpulan penjahat pembobol motor.”
 
Nurmadinah:"Geng motor merupakan sekumpulan  anak muda yang ingin eksis di jalan yang salah. Biasanya para anggota geng motor itu berasal dari remaja yang tidak menemuka kenyamanan di dalam rumah, mereka merasakan kebebasan dalam geng. Geng motor sangat meresahkan warga dan merusak fasilitas umum, seperti halnya minimarket di sepanjang jalan. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang menyerang pengguna jalan. Sebenarnya kejadian ini sangat disayangkan. Keluarga merupakan pemeran utama dalam mendidik dan membina anak, khususnya orang tua. Mereka harus bisa mengontrol tindak tanduk perkembangan anak, agar perkembangan geng motor bisa dihambat.”
 
Kesimpulan Geng motor adalah suatu perkumpulan yang di dalamnya terdapat kebersamaan akan hobi berkendara motor. Akan tetapi, cenderung kehal-hal negatif seperti penganiayaan, perampokan, pembunuhan, dan lain sebagainya. Dan barang tentu ini adalah suatu keresahan dalam masyarakat. Banyak faktor yang memicu adanya Geng Motor, baik faktor internal seperti kurangnya perhatian orang tua; maupun eksternal (lingkungan, pendidikan, ekonomi,dll).

Melihat faktor-faktor  yang memicu adanya geng motor maka  hal yang perlu di lakukan adalah: •Menanamkan nilai keagamaan sejak dini pada anak;
•Orang tua harus memberikan perhatian, pengawasan, dan didikan kepada anaknya secara terus-menerus;
•Pemerintah dan aparat kepolisian harus bersikap tegas dalam menindaklanjuti kasus geng motor;
•Menyediakan sarana untuk kesempatan belajar bekerja di tempat-tempat yang membangun;
•Memberikan pendekatan-pendekatan moral dan keagamaan bagi para gangster-gangster yang telah ada.

Apr 9, 2015

Tugas-tugas Perkembangan babyhood sampAi masa tua/lansia

TUGAS
PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
"PERKEMBANGAN BABYHOOD SAMPAI MASA TUA"



DI SUSUN OLEH:
SAMSUL BAHRI
20700113033


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR
2014

Bismillahi rahmani rahim
Alhamdulillahi, akhirnya selesai juga mengenai tugas-tugas perkembanga baik itu dari babyhood, masa kanak-kanak, masa anak-anak, masa pubertas, masa remaja,dewasa madya, ataupun masa tua / lansia :
1.Tugas perkembangan babyhood secara umum
Adapun tugas perkembangan pada masa babyhood, antara lain:
a) Belajar makan dan mengendalikan buang air kecil dan besar
b)Memperoleh keseimbangan psikologi.
c)Belajar konsep sederhana tentang realitas sosial dan fisik.
d)Belajar menjalin hubungan emosi dan orang sekitarnya.
e)Belajar berjalan.
f)Belajar membedakan jenis kelamin dan menghargainya.
g)Belajar membedakan antara yang benar dan yang salah.
h)Belajar mengembangkan hati nurani.

2.Tugas perkembangan  masa kanak-kanak
a)Menguasai kemampuan fisik dasar untuk bermain.
b)Bisa bermain dengan teman sebaya.
c)Membentuk sikap positif terhadap diri sendiri.
d)Mempelajari peran gender yang sesuai.
e)Mengembangkan kemampuan dasar dalam membaca, menghitung, dan menulis.
f)Mengembangkan hati nurani, moralitas, dan sistem nilai.
g)Memiliki kemandirian dasar dalam kegiatan sehari-hari.
h)Mengembangkan sikap yang tepat terhadap kelompok sosial tertentu.

3.Tugas perkembangan pada masa anak-anak
Menurut Havighurst ( dalam Hurlock, 1980) tugas perkembangan pada masa anak-anak adalah sebagai berikut:
a)Mempelajari keterampilan fisik yang diperlukan untuk permainan-permainan yang umum.
b)Membangun sikap yang sehat mengenai diri sendiri sebagai makhluk yang sedang tumbuh.
c)Belajar menyesuaikan diri dengan teman-teman seusianya.
d)Mulai mengembangkan peran sosial pria atau wanita yang tepat.
e)Mengembangkan ketrampilan-ketrampilan dasar untuk membaca, menulis dan berhitung.
f)Mengembangkan pengertian-pengertian yang diperlukan untuk kehidupan seharti-hari.
g)Mengembangkan hati nurani, pengertian moral, dan tata dan tingkatan nilai.
h)Mengembangkan sikap terhadap kelompok-kelompok sosial dan lembaga-lembaga.
i)Mencapai kebebasan pribadi.

4.Tugas perkembangan masa pubertas
Semua tugas perkembangan masa pubertas berfokus pada usaha mempersiapkan diri dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa dengan cara:
a)Mencapai relasi yang lebih matang dengan teman sebaya dari jenis kelamin yang berbeda.
b)Mencapai peran sosial feminim atau maskulin.
c)Menerima bentuk perubahan fisik dan menggunakannya.
d)Meminta, menerima, dan mencapai perilaku yang bertanggung jawab secara sosial.
e)Mencapai kemandirian secara emosional dari orang tua ataupun orang dewasa lainnya.
f)Mempersiapkan diri dalam penyesuaian diri pada norma-norma lingkungan sosial.

5.Tugas perkembangan masa remaja
 
Adapun tugas perkembangan pada masa remaja, antara lain :
a)Menerima keadaan jasmani yang sebenarnya dan memanfaatkan.
b)Memperoleh hubungan baru dan lebih matang dengan teman sebaya antara dua jenis kelamin.
c)Memperoleh kebebasan emosional dari orang tua.
d)Mendapatkan perangkat nilai hidup dan filsafat hidup.
e)Memiliki citra diri yang realistis.

6.Tugas-tugas perkembangan dewasa madya
Batasan usia untuk dewasa madya adalah antara 35-45 tahun. Pada kebanyakan orang tanda dari dewasa madya ditandai dengan kemajuan pekerjaan, perkawinan, meningkatnya ekonomi, aktif untuk mengikuti kegiatan sosial, dan dorongan seks bertambah sehingga disebut masa puber kedua, mengurangi kegiatan yang banyak yang dilakukan secara fisik dan masa breakdown secara fisik seperti mulai sakit-sakitan.

Seperti halnya dengan tugas-tugas perkembangan periode lain, maka tugas-tugas perkembangan masa dewasa madya tidaklah sepenuhnya dapat dikuasai dalam waktu sama oleh setiap orang. Hanya beberapa tugas yang bisa dikuasai sepenuhnya. Kondisi ini selalu bervariasi untuk setiap individu. Kebanyakan tugas-tugas perkembangan usia dewasa madya adalah persiapan penyesuaian diri dalam mengatur dan menentukan kebahagiaannya di masa tua.

Tugas-tugas perkembangan masa dewasa madya adalah menyesuaikan diri pada perubahan dan penurunan kondisi fisik, menyesuaikan diri dalam perubahan minat, atau menyesuaikan diri kepada relasi keluarga dan pasangan hidup.

7.Tugas perkembangan di masa tua / lansia
Tugas-tugas perkembangan di masa tua menurut Havighurts:
a)Menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan.
b)Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya income ( penghasilan) keluarga.
c)Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup.
d)Membebntuk hubungan dengan orang-orang yang seusia.
e)Membentuk pengaturan kehidupan fisik yang memuaskan.
f)Menyesuaikan diri dengan peran sosial secara luwes.

DAFTAR PUSTAKA
Herri zan pieter, Dr. Namora lumongga Lubis,. Pengantar Psikologi untuk Kebidanan, Edisi Revisi.2010.Jakarta:P.T Fajar Interpratama Mandiri. KENCANA PERNADA MEDIA GROUP

Hurlock,1980,Psikologi Perkembangan ( Edisi kelima), Jakarta:Erlangga

Apr 4, 2015

Ayam Kampus di Makassar

AYAM KAMPUS
 
Bismillah...
Alhamdulillahi rabbil alamin, setelah terkumpulnya semua komentar dari beberapa mahasiswa, mengenai fenomena ayam-ayam betina (ayam Kampus), yang telah merajalela di setiap kampus Swasta maupun Negeri di daerah Makassar dan sekitarnya.
A.Pengertian Ayam Kampus
Ayam kampus ialah Mahasiswi yang merangkap sebagai pelajar tidak ubahnya pelacur sambil kuliah. Faktor  penyebab mahasiswi dalam kehidupan ini bisa dari faktor  internal misal dari dalam diri mahasiswi yaitu perkembangan dan keadaan jiwanya. Selain itu , faktor eksternal yaitu erat hubungannya dengan lingkungan pergaulan.

B.Komentar
Menurut Syarifuddin: ayam kampus itu pekerjaan yang sangatlah tidak baik karena seperti kita ketahui bahwa ayam kampus itu adalah pekerjaan seks komersial namun bukan psk yang umum kita ketahui. Ayam kampus disini dilakukan oleh kalangan mahasiswi yang aktif diperkuliahan universitas swasta maupun negeri. Faktor  yang menyebabkan mahasiswi yang melakukan pekerjaan ini yaitu ekonomi. Dimana dia ingin hidup bermewah-mewah namun penghasilan yang kurang . selain itu faktor yang lain karena kurangnya perhatian dari orang tua dam juga pengaruh dari lingkungan sekitarnya. Bahkan ada juga rela melakukan itu kepada dosennya hanya untuk mendapat nilai baik.

Menurut Samsul Bahri: Ayam kampus terdiri dari dua kata, yaitu: ayam dan kampus, ini menakankan kepada sifat ayam itu sendiri, terutama dalam hal seks. Jikalau ayam sudah ingin kawin, dia tidak peduli dengan media, waktu dan dengan siapa dia berhubungan. Yang penting hasrat tersalurkan, dia merasa puas, kebutuhannya terpenuhi, dan alhasil masalah selesai. Dan kampus merupakan lingkungan aktivitaas perkuliahan diadakan. Jadi ayam kampus ialah actor seks bebas yang mempunyai ikatan akademis disuatu lembaga pendidikan, baik itu swasta maupun negeri. factor penyebab mereka melakukan pekerjaan haram tersebut ialah: tuntutan ekonomi, pengaruh dari pacar, pengaruh dari teman dekat dll. Tapi jelas saja pekerjaan yang mereka lakukan haram, dan salah satu dari dosa-dosa besar yakni zina, dimana Zina merupakan hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan yang tanpa melakukan pernikahan yang sah. Sebagai mana Allah swt. Berfirman dalam surah Al-Isra` ayat 32 yang berbunyi:

32.  Dan janganlah kamu mendekati zina, Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.

Perbuatan zina bias mengundang murka Allah SWT., sehingga Dia bisa menurunkan azab-Nya kepada manusia. Celakanya, azab tersebut tidak hanya menimpa pelakunya, tetapi juga bisa berdampak terhadap orang lain atau masyarakat yang tidak berdosa. Sebagaimana Rasulullah SAW. Bersabda, “bila zina dan riba telah merebak disuatu kaum, sungguh mereka telah membiarkan diri mereka ditimpa azab dari Allah SWT”. Kita mungkin juga pernah menyaksikan bayi hasil hubungan gelap (akibat perbuatan zina) dibunuh atau dibuang oleh ibu kandungnya karena takut aibnya diketahui orang lain, dan kemungkinan besar pelakunya adalah Ayam Kampus. Selain itu, terjadi pula kasus pembunuhan akibat perzinaan dan orang yang mati akibat penyakit kelamin misalnya penyakit AIDS yang ditimbulkan oleh Virus HIV.

Menurut Nur madinah: Ayam kampus itu istilah bagi mahasiswa yang bekerja sebagai psk. biasanya mereka adalah orang-orang dari daerah masuk ke kota, Ayam kampus itu menodai nama kampus itu sendiri karena kampus dikenal sebagai tempat menuntut ilmu . Menjadi ayam kampus itu sangatlah merugikan bagi diri sendiri dan orang tua, pasti akan sangat malu dan tidak mengingkan itu.

Menurut Nursamsi: ayam kampus adalah suatu pekerjaan yang mungkin sudah tidak lazim lagi di telinga. Pekerjaan yang membuat keresahan dimana-mana. Begitu banyak factor maupun alasan sehinnga seseorang terjerumus dalam pekerjaan yang rendah ini tetapi tidak ada alasan yang bisa dibenarkan untuk melakukan hal yang buruk apa lagi dosa besar. Faktor ekonomi, lingkungan , maupun keluarga adalah yang mempengaruhi adanya ayam kampus. Apalagi kita alasannya hanyalah karena ingin memperoleh uang untuk tampil gaya dihadapan teman-temannya, ataukah  karena tidak mampu membayar biaya kuliah. Terlalu rendah buat kita ketika harus menjual diri hanya untuk semua itu . bukan kah kita harus menjaga kehormatan kita? Ini telah menunjukkan kurangnya iman di tengah kalangan anak muda.

Menurut Anis Marsella: Profesi sebagai ayam kampus dikalangan mahasiswa di perguruan tinggi itu menurut saya sangat buruk dan menimbulkan sangat banyak dampak negative. Masyarakat lua pasti akan meragukan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Selain itu profesi melacurkan diri seperti itu sangat diharamkan oleh agama tetapi profesi ini dijalankan atau ada karena desakan ekonomi , faktor dari lingkungan dan kurangnya perhatian orang tua . selain kebutuhan kuliah yang tinggi, keinginan untuk bermewah-mewahan juga salah satu factor utama.

Menurut Ulfa Fauziah: pekerjaan ayam kampus itu sangat tidak sesuai dengan Al-quran dan As-sunnah dikarenakan Allah berfirman “dan janganlah kamu mendekati zina” , mendekati zinah saja sudah dilarang apalagi melakukannya. Dari segi etika dan moral juga sangat tidak baik, karena dia melayani orang yang sudah memiliki istri(om om). Dan ayam kampus tersebut akan berdampak bagi dirinya sendiri seperti dikucilkan di lingkungan sosial, dijauhi teman, mendapatkan pasangan yang prilakunya kurang baik, dan bisa menimbulkan beberapa penyakit kelamin. Dan juga berdampak bagi keluarganya apa lagi kalau keluarganya berasal dari keluarga yang memiliki etika dan moral yang baik, pasti orang tuanya akan merasa malu dan kecewa terhadap anaknya. selain itu dia juga mencemarkan nama baik kampus beserta orang yang pernah mengajarinya. Seseorang melakukan pekerjaan ayam kampus disebabkan kurangnya dana yang diberikan oleh orang tuanya, tidak bisa membiayai kuliahnya, sudah lama kesepian ,mencoba-coba tetapi kelamaan menjadi hobi, dan tidak ada orang yang menegur dan menceramahi si ayam lampus itu.

C.Kesimpulan
Dapat disimpulkan menurut pendapat kami profesi sebagai ayam kampus dikalangan mahasiswi diperguruan tinggi adalah perbuat yang sangat buruk dan tidak bermoral . bahkan menimbulkan banyak dampak negative selain itu profesi melacurkan  diri layaknya psk umum yang kita kenal namun dilakukan dengan tertutup dibandingkan psk umum yang dikenal namun dilakukan dengan tertutup dibandingkan psk umum yang mempunyai tempat khusus dan terbuka adalah sangat dilarang agama. Bahkan profesi ayam kampus ini akan mencemarkan nama baik kampus sebagai tempat menuntut ilmu untuk masa depan yang lebih cerah. Begitu banyak pekerjaan lain yang bisa dilakukan , yang lebih bermanfaat , halal, dan sehat.

Kebanyakan mahasiswi melakukan hal itu karena faktor-faktor internal maupun eksternal diantaranya faktor  ekonomi, fakor lingkungan , dan kurangnya perhatian orang tua, selain itu kebutuhan kuliah yang tinggi  dan ingin hidup bermewah-mewah namun penghasilan yang tidak ada dan hanya dari orang tuua saja. Menurut kami terlalu rendah buat kita ketika harus menjual diri hanya untuk hal itu.

Melihat dari faktor yang menyebabkan hal tersebut adapun solusi yang bisa dilakukan antara lain:
1.    Meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT
2.    Memilih pola hidup sederhana dan tidak bermewah-mewah
3.    Menciptakan kreativitas agar dapat menghasilkan uang sendiri atau bekerja sebagai tenaga pengajar
4.    Memilih teman bergaul yang baik dan selalu mengingatkan kita ke hal-hal yang positif
5.    Buat pemeritah agar memberikan bantuan atau pengurangan biaya kuliah bagi mahasiswa kurang mampu
6.    Perhatian orang tua terhadap anak perlu ditingkatkan dan member pengetahuan agama pada anak.

Jan 9, 2015

Teori Pendidikan Islam Model Albert Bandura

TEORI PENDIDIKAN ISLAM
Model Albert Bandura




DI SUSUN OLEH:
SAMSUL BAHRI
20700113033


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

 

1.Pengertian Teori Kognitif sosial
Teori kognitif sosial (social cognitive theory) yang dikemukakan oleh Albert Bandura menjelaskan bahwa faktor sosial dan kognitif serta faktor pelaku memainkan peran penting dalam pembelajaran. Faktor kognitif berupa ekspektasi/penerimaan siswa untuk meraih keberhasilan, faktor sosial mencakup pengamatan siswa terhadap perilaku orangtuanya. Bandura adalah salah satu perancang teori kognitif sosial.

Teori pembelajaran sosial menjelaskan perilaku manusia dalam hal interaksi timbal balik yang berkesinambungan antara kognitif, perilaku, dan pengaruh lingkungan. Orang belajar melalui pengamatan perilaku orang lain, sikap, dan hasil dari perilaku tersebut. “Kebanyakan perilaku manusia dipelajari observasional melalui pemodelan yaitu dari mengamati orang lain. Kemudian hasilnya berfungsi sebagai panduan untuk bertindak.”
Menurut Bandura (1986) yang mengemukakan empat komponen dalam proses belajar meniru (modeling) melalui pengamatan, yaitu:

a.Atensi/ Memperhatikan
 Sebelum melakukan peniruan terlebih dahulu, orang menaruh perhatian terhadap model yang akan ditiru. Keinginan untuk meniru model karena model tersebut memperlihatkan atau mempunyai sifat dan kualitas yang hebat, yang berhasilk, anggun, berkuasa dan sifat-sifat lain.

Keinginan memperhatikan dipengaruhi oleh kebutuhan-kebutuhan dan minat-minat pribadi. Semakin ada hubungannya dengan kebutuhan dan minatnya, semakin mudah tertarik perhatiannya; sebaliknya tidak adanya kebutuhan dan minat, menyebabkan seseorang tidak tertarik perhatiannya.

b.Retensi/ Mengingat
Setelah memperhatikan dan mengamati suatu model, maka pada saat lain anak memperlihatkan tingkah laku yang sama dengan model tersebut. Anak melakukan proses retensi atau mengingat dengan menyimpan memori mengenai model yang dia lihat dalam bentuk simbol-simbol. Bandura mengemukakan kedekatan dalam rangsang sebagai faktor terjadinya asosiasi antara rangsang yang satu dengan rangsang yang lain bersama-sama. Timbulnya satu ingatan karena ada rangsang yang menarik ingatan lain untuk disadari karena kualitas rangsang-rangsang tersebut kira-kira sama atau hampir sama dan ada hubungan yang dekat.

c.Memproduksi gerak motorik
Supaya bisa mereproduksikan tingkah laku secara tepat, seseorang harus sudah bisa memperlihatkan kemampuan –kemampuan motorik. Kemampuan motorik ini juga meliputi kekuatan fisik. Misalnya seorang anak mengamati ayahnya mencangkul di ladang. Agar anak ini dapat meniru apa yang dilakukan ayahnya, anak ini harus sudah cukup kuat untuk mengangkat cangkul dan melakukan gerak terarah seperti ayahnya.

d.Ulangan Penguatan dan motivasi
Setelah seseorang melakukan pengamatan terhadap suatu model, ia akan mengingatnya. Diperlihatkan atau tidaknya hasil pengamatan dalam tingkah laku yang nyata, bergantung pada kemauan atau motivasi yang ada. Apabila motivasi kuat untuk memperlihatkannya, misalnya karena ada hadiah atau keuntungan, maka ia akan melakukan hal itu, begitu juga sebaliknya. Mengulang suatu perbuatan untuk memperkuat perbuatan yang sudah ada, agar tidak hilang, disebut ulangan – penguatan.Dalam tumbuh kembang anak, teori ini sangat berguna sebagai bentuk acuan pembelajaran yang tepat untuk anak. Orang tua, guru, atau pihak-pihak lain dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak dengan menerapkan teori ini. mereka dapat lebih memahami tindakan apa yang pantas atau tidak untuk ditunjukkan kepada anak sebagai bentuk pembelajaran dan pembentukan pola tingkah laku diri.

2.Teori pembelajaran sosial dalam perpektif Islam
Dalam Islam keteladanan tertinggi ada pada Nabi Muhammad saw., dialah yang menjadi panutan dan suri teladan bagi kaum muslimin seluruhnya. Segala sikap dan tingkah laku kaum muslimin pastilah harus mengikuti sikap dan perilaku beliau, maka mengikuti apa-apa yang datang dari Nabi saw. adalah termasuk ibadah dan mengandung pahala. Hal ini tidak lain karena Allah telah menetapkan agar Rasul-Nya selalu menjadi contoh yang baik dan karena Allahlah yang telah mendidiknya dengan didikan yang sebaik-baiknya.
21.Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Pakar psikologi asal Amerika, Albert Bandura, telah mengemukakan teori yang menyangkut hal ini, yang disebut dengan teori belajar sosial (social learning theory), menurut teori ini, anak belajar dengan melakukan modeling (meniru) pada perilaku orang tuanya. Sebagai contoh, seorang anak laki-laki kecil mungkin mengamati ledakan amarah dan sikap permusuhan ayahnya yang agresif dengan orang lain, ketika diamati bersama-sama dengan teman-teman sebayanya, gaya berinteraksi anak laki-laki kecil tadi sangat agresif, memperlihatkan perilaku yang sama dengan yang ditunjukkan oleh ayahnya.

Bagaimana pun perilaku orang tua sangat berpengaruh pada perilaku anak. Hal ini karena anak dalam perkembangan hidupnya selalu belajar dengan mengamati apa yang dilakukan orang lain, dalam hal ini yang paling penting adalah orang tua. Melalui cara belajar mengamati (juga disebut “modeling” atau “imitasi / imitation”), anak dengan kemampuan kognitif mereka mengamati perilaku orang lain dan kemudian mengadopsi perilaku itu ke dalam dirinya.

Mengapa anak termotivasi untuk meniru perilaku orang tua mereka? Hal ini karena anak-anak mengharapkan, baik secara sadar maupun tidak sadar untuk dapat memperoleh dan mempertahankan afeksi (cinta dan kasih sayang) dari orang tua mereka dan menghindari hukuman (punishment) dengan berperilaku seperti orang tua mereka.

Dengan demikian keteladanan menjadi sarana pendidikan yang lebih efektif dari sekadar kata-kata perintah kepada anak-anak tanpa adanya contoh nyata dari orang tua. Karena kata-kata perintah tanpa adanya contoh nyata adalah sama dengan omong kosong. Orang tua yang selalu memerintahkan untuk membaca buku, tetapi mereka sendiri dalam kesehariannya tidak sedikit pun memegang, apalagi membaca buku, bukannya membuat anak gemar membaca, melainkan yang terjadi adalah kekecewaan anak terhadap perilaku orang tuanya. Padahal, dengan selalu membaca buku di depan anak-anak, cukuplah membuat anak-anak gemar membaca tanpa harus ada perintah dari orang tua.

3.Kekurangan dan kelebihan Teori Belajar Sosial Albert Bandura
Ada beberapa kelemahan dan kelebihan Teori belajar sosial Albert Bandura yaitu sebagai berikut:
a.Kelemahan
Teori pembelajaran Sosial Bandura sangat sesuai jika diklasifikasikan dalam teori behavioristik. Ini karena, teknik pemodelan Albert Bandura adalah mengenai peniruan tingkah laku dan adakalanya cara peniruan tersebut memerlukan pengulangan dalam mendalami sesuatu yang ditiru. Selain itu juga, jika manusia belajar atau membentuk tingkah lakunya dengan hanya melalui peniruan ( modeling ), sudah pasti terdapat sebagian individu yang menggunakan teknik peniruan ini juga akan meniru tingkah laku yang negative , termasuk perlakuan yang tidak diterima dalam masyarakat.

b.   Kelebihan
Teori Albert Bandura lebih lengkap dibandingkan teori belajar sebelumnya , karena itu menekankan bahwa lingkungan dan perilaku seseorang dihubungkan melalui system kognitif orang tersebut. Bandura memandang tingkah laku manusia bukan semata – mata reflex atas stimulus ( S-R bond), melainkan juga akibat reaksi yang timbul akibat interaksi antara lingkungan dengan kognitif manusia itu sendiri. Pendekatan teori belajar social lebih ditekankan pada perlunya conditioning ( pembiasan merespon ) dan imitation ( peniruan ). Selain itu pendekatan belajar social menekankan pentingnya penelitian empiris dalam mempelajari perkembangan anak – anak. Penelitian ini berfokus pada proses yang menjelaskan perkembangan anak – anak, faktor social dan kognitif.